Ada Syahdu di Balik Tandus






    Di umurku yang menginjak 21 tahun ini, aku dihadiri dengan berbagai mimpi, salah satunya adalah tuk belajar di perguruan tinggi. Dan entah mengapa selalu terbesit di hati dengan sebuah negeri yang di juluki dengan "negeri para nabi" yaaa.... Mesir. Tepatnya di universitas Al-Azhar. Akhirnya ku bulatkan tekad tuk wujudkan butir butir mimpi yang menyelimuti otak kiri. Alhamdulilah satu dari ribuan mimpi dapat terwujud dengan usaha dan doa yang selalu mendampingi.


     Dulu ku bermimpi sekarang injakkan kaki,dulu ku mengira bahwa negeri ini hanya lautan padang pasir mengelilingi,dan mungkin hanya terbesit dengan pyramid dan sungai nill yang menjadi sumber penghidupan negeri, ternyata setelah jauh mata memandang  penuh dengan gedung-gedung tinggi, meski setiap penjuru kota hanya dengan satu warna monoton yang menghiasi, namun tersirat banyak sejarah di setiap sisi.


    Itulah gambaran sekilas tentang sebuah negeri yang kini aku huni, namun ada syahdu di balik hamparan debu,tanah yang gersang dan tandus yang selalu mengundang rindu, semua terasa begitu indah karena di penuhi dengan penuntut ilmu,yang datang dari berbagai belahan bumi yang tentunya aku tak tau.



Terima kasih Mesir dengan universitas tertua Al Azhar mu.
Terima kasih Mesir dengan bangunan segudang sejarah Pyramid mu.
Terima kasih Mesir dengan hamparan panjang sungai Nill mu.


Yaa Rabb ribuan rasa syukur selalu tercurah pada-Mu karena telah memberikan kesempatan hamba yang fakir ini tuk menuntut ilmu di belahan bumi yang ku impi.









Komentar